Soppeng – Duasisinews. Sebuah momen penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat dalam pertemuan empat tokoh yang pernah mengemban amanah di Kabupaten Soppeng. Keempatnya adalah mantan Bupati Soppeng dua periode, H. A. Kaswadi Razak, S.E., Kapolres Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman, mantan Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung, S.Pd., serta mantan Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Salahuddin, S.H., M.H.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mengingat kembali perjalanan pengabdian mereka saat bersama-sama menjalankan tugas di Kabupaten Soppeng. Persahabatan yang terjalin sejak masa pengabdian itu tetap terpelihara hingga kini, meski masing-masing telah menempati jabatan dan daerah penugasan yang berbeda.
Persahabatan mereka bermula ketika H. A. Kaswadi Razak menjabat sebagai Bupati Soppeng selama dua periode. Pada waktu yang sama, Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman mengemban amanah sebagai Kapolres Soppeng selama kurang lebih dua tahun, Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung menjabat sebagai Dandim 1423/Soppeng, sementara Salahuddin memimpin Kejaksaan Negeri Soppeng.
Selama menjalankan tugas, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Soppeng, TNI, Polri, dan Kejaksaan dikenal berjalan harmonis. Kolaborasi tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, memperkuat penegakan hukum, serta mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Keharmonisan yang dibangun selama bertugas tidak hanya sebatas hubungan kedinasan. Lebih dari itu, kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan tanggung jawab melahirkan ikatan persaudaraan yang kuat, sehingga komunikasi dan silaturahmi tetap terjalin hingga saat ini.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Tokoh Nasional Aksa Mahmud dan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, H. A. Andi Muhammad Farid, S.Sos., yang merupakan putra kandung H. A. Kaswadi Razak.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah makna pertemuan yang sarat nilai persaudaraan, kebersamaan, dan komitmen menjaga hubungan baik antarlembaga. Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya meninggalkan jejak prestasi, tetapi juga melahirkan persahabatan yang tetap terjaga lintas waktu dan jabatan.
Masyarakat Soppeng pun mengenang masa ketika sinergi Forkopimda berjalan solid sebagai salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor. Pertemuan ini menjadi inspirasi bahwa komunikasi, kolaborasi, dan persahabatan merupakan modal utama dalam membangun daerah dan memperkuat persatuan bangsa.










