Bupati Soppeng Tegaskan Ketidakhadirannya di Konsolidasi Golkar Dapil II Sulsel Karena Tidak Diundang

Uncategorized203 Dilihat

Soppeng – Duasisinews.com. Polemik ketidakhadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE dalam agenda Konsolidasi Partai Golkar Dapil II Sulawesi Selatan yang digelar DPD I Golkar Sulsel akhirnya mendapat penjelasan langsung dari orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut.
Suwardi Haseng menegaskan bahwa dirinya tidak menghadiri kegiatan konsolidasi partai tersebut bukan karena tidak menghargai kedatangan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel maupun agenda partai, melainkan karena dirinya tidak menerima undangan resmi untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, pada waktu yang bersamaan dirinya juga sedang berada di Jakarta memenuhi agenda pemerintahan terkait persoalan persampahan bersama sejumlah kepala daerah lainnya.
Dikonfirmasi terpisah terkait ketidakhadirannya, Suwardi Haseng membantah adanya unsur kesengajaan untuk tidak menghadiri kegiatan tersebut.
“Saya lagi ada kegiatan di Jakarta, urusan pemerintahan,” ujar Suwardi saat dikonfirmasi.
Namun demikian, ia juga mengaku tidak menerima undangan resmi untuk menghadiri agenda konsolidasi tersebut. Menurutnya, dalam susunan acara yang beredar pun tidak terdapat agenda sambutan dari Bupati Soppeng, sehingga dirinya menilai memang tidak diagendakan untuk hadir.
“Kalau dilihat dari susunan acaranya juga tidak ada sambutan bupati, berarti memang bupati tidak diundang,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat maupun kader partai terkait absennya Bupati Soppeng dalam agenda penting Partai Golkar Dapil II Sulsel itu.
Meski tidak hadir, Suwardi Haseng menegaskan dirinya tetap menghormati kegiatan konsolidasi partai yang dilaksanakan DPD I Golkar Sulsel. Namun sebagai kepala daerah, dirinya juga memiliki tanggung jawab pemerintahan yang harus dijalankan, termasuk menghadiri undangan resmi pemerintah pusat terkait penanganan dan pengelolaan persampahan.
Diketahui, agenda konsolidasi tersebut menjadi perhatian publik karena dihadiri sejumlah kader dan tokoh Partai Golkar dari wilayah Dapil II Sulsel. Ketidakhadiran Suwardi Haseng sempat memunculkan berbagai asumsi politik, namun kini telah dijelaskan langsung oleh yang bersangkutan bahwa faktor utama absennya dirinya karena tidak adanya undangan resmi serta adanya agenda pemerintahan di Jakarta yang tidak bisa ditinggalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *