Kepala Desa Kabupaten Soppeng Anjang Sana Ke Bali Anggaran Desa Jadi Tumpuan.

Uncategorized1002 Dilihat

Sopprng–Duasisinews.com. Asiosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia yang disingkat dengan APDESI sebuah Asosiasi pengayomi desa. Dalam perjalanan organisasi ini beranggotakan sebanyak 49 desa yang ada di kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan.

Perjalanan yang dilakukan oleh APDESI Soppeng melaksanakan kegiatan kunjungan kerja yang di kemas dalam study kerja di pulau Bali menuai sorotan. Jalan jalan berkedok Studi kerja tersebut dianggap sebagai pemborosan anggaran.

Hal itu diungkapkan oleh Pengamat keuangan negara, Prof. Bastian Lubis. Dirinya mempertanyakan substansi dari Studi kerja yang diikuti oleh 26 kepala desa tersebut.

“Harus jelas substansi nya, setelah melakukan kunjungan harus ada yang diaplikasikan ke desanya untuk peningkatan Pendapatan asli desa, kalau tidak ada ini sama saja buang buang uang” Jelas Guru besar Universitas Partia Artha itu.

Dirinya menganggap bahwa hal yang dilakukan ABDESI tak lebih dari pemborosan Dana Desa, karena menurutnya untuk melakukan Studi tiru tidak perlu jauh jauh ke Bali.

“Tidak usah jauh jauh ke Bali, di Enrekang juga ada desa yang bisa dijadikan contoh. Apalagi budaya, dan letak geografis kita sangat jauh berbeda” Tambahnya.

Menurutnya, desa Penglipuran yang dituju oleh APDESI telah melewati proses ratusan Tahun hingga mampu menjadi desa seperti sekarang ini.

“3 hari yang lalu saya dari sana (Desa Penglipuran), mereka sudah melewati proses selama ratusan tahun, hampir mustahil untuk mengikuti desa tersebut” Kata dia.

Untuk itu dirinya meminta kepada APDESI untuk lebih jujur, karena jika Tujuannya untuk Studi Tiru ini merupakan pemborosan anggaran.

“Mending jujur kalau tujuannya untuk jalan jalan” Tutupnya.

Sebelumnya, 26 kepala desa di Soppeng, melakukan studi kerja di Bali, Rabu (24/05/2023). Rombongan berisi 50 orang yang merupakan kepala desa beserta staff.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *