Malam Lailatul Qadri Siapkan Diri, Ceramah Kakan Kemenag Soppeng.

Uncategorized1245 Dilihat

Soppeng–Duasisinews.com.Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan yang dirahasiakan waktu berlangsungnya. Tidak ada yang mengetahui pasti kapan adanya malam yang lebih baik dari seribu bulan itu, kecuali dalam kehendak-Nya.

Malam ke-22 Ramadhan rombongan safari ramadhan Kemenang soppeng menuju Masjid Babu Salam Dare Ajue Desa Lalabata riaja Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. 12 april 2023.Fadal

Afdal S.Ag MM menyampaikan ceramahnya mengangkat judul Tanda tanda lailatul qadri dan bagaimana mempersiapkan kadatangannya. Kemenang Soppeng mengingatkan keesaan malam Lailatul Qadri.

Syaikh Ali Ahmad Jurjawi turut menjelaskan dalam Kitab Hikmatut Tasyri wa Falsafatuh mengatakan, di antara tanda-tanda datangnya malam lailatul qadar adalah cuaca cerah, tidak panas, dan tidak dingin. Air laut pada malam itu tawar, anjing tidak menggonggong, dan pagi hari matahari putih cerah agak redup.

lanjut Kemenag Soppeng Mengutip NU Online, Prof Muhammad Quraish Shihab menyebutkan dua tanda bagi orang yang menerima kesempatan berjumpa dengan malam lailatul qadar, yakni bertambahnya kebaikan dan merasakan adanya ketenangan

Mengutip situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), Syekh Fakhruddin al-Razi menjelaskan soal Lailatul Qadar yang dirahasiakan Allah SWT. Berikut penjelasannya dalam kitab Mafatih al-Ghaib.

أنه تعالى أخفى هذه الليلة لوجوه أحدها: أنه تعالى أخفاها، كما أخفى سائر الأشياء، فإنه أخفى رضاه في الطاعات، حتى يرغبوا في الكل، وأخفى الإجابة في الدعاء ليبالغوا في كل الدعوات، وأخفى الاسم الأعظم ليعظموا كل الأسماء، وأخفى في الصلاة الوسطى ليحافظوا على الكل، وأخفى قبول التوبة ليواظب المكلف على جميع أقسام التوبة، وأخفى وقت الموت ليخاف المكلف، فكذا أخفى هذه الليلة ليعظموا جميع ليالي رمضان

Artinya: Sesungguhnya Allah SWT telah merahasiakan Malam Lailatul Qadar karena beberapa alasan. Pertama, Allah telah merahasiakannya sebagaimana Ia rahasiakan beberapa hal. Sebagaimana Allah rahasiakan ridha-Nya dalam ketaatan, sehingga manusia menyukai semua ketaatan. Merahasiakan dikabulkan doa di antara doa-doa, agar manusia bersungguh-sungguh dalam setiap doanya. Merahasiakan ismul a’dzham di antara nama-nama-Nya, agar manusia mengagungkan semua nama-Nya. Merahasiakan shalatul wustha di antara semua salat lima waktu, agar manusia menjaga semua waktu salat. Merahasiakan diterimanya taubat di antara taubat-taubat, supaya manusia bersungguh-sungguh dalam setiap taubatnya. Merahasiakan kematian di dalam kehidupan, supaya manusia takut kepada Allah. Demikian pula merahasiakan Malam Lailatul Qadar di antara malam-malam Ramadhan, supaya manusia bersungguh-sungguh beribadah pada semua malam Ramadhan.

Dilanjutkan dengan penyerahan wakaf alquran ke pengurus masjid Babu Salam di Desa lalabata Riaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *