Soppeng–Duasisi.com. Pilkades Serentak Kabupaten Soppeng yang dilaksanakan 10 desa di 5 (lima) Kecamatan , tak lama lagi akan digelar dan sudah memasuki masa tenang dan pelaksanaannya akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2022.
Kepolisian Resort (Polres) Soppeng akan menerjunkan 196 Personilnya, untuk pengamanan Pilkades serentak.
Kapolres Soppeng, AKBP Adjie menjelaskan, ke 196 Personilnya akan diterjunkan ke 10 desa yang menggelar Pilkades.
“Selain mengamankankan TPS, anggota juga mengamankan kantor desa dan melakukan patroli disekitar desa” jelas Adjie.
Sehari sebelum pelaksanaan Pilkades akan dilaksanakan Patroli gabungan TNI, Polri dan Pol PP, dan akan berlanjut sehari setelah pemilihan.
Selain personil Polres Soppeng, pengamanan Pilkades juga akan melibatkan satu pleton anggota Brimob, untuk membantu proses pengamanan.
“ada Bantuan dari Brimob, dengan jumlah minimal 1 pleton personil, mereka akan mobile ke seluruh desa yang melaksanakan pilkades” jelasnya.
Untuk potensi terjadinya konflik, Kapolres Soppeng mengungkapkan jika desa Lompulle masuk ke kategori rawan dikarenakan kedua calon memiliki pendukung fanatik yang rawan bergesekan.
“Potensi Kerawanan ada pada Pilkades desa Lompulle, karena adanya fanatisme dari pendukung kedua calon” kata dia.
Walaupun begitu, Orang nomor satu dijajaran Polres Soppeng tersebut optimis jika proses Pilkades akan berlangsung secara kondusif.
“Harapan saya Pilkades berjalan lancar, dan masing masing calon siap menang dan kalah, diharapkan tidak ada fanatisme yang berlebihan dari pendukung sehingga proses perpolitikan berlangsung dengan kondusif” tutupnya.







