Kemenag Soppeng Langkah Terobosan Menghadirkan KPK RI

Uncategorized969 Dilihat

Soppeng–Duasisinews.com. Kemenag dalam membenahi diri dan mengusung visi dam misi yaitu menjadikan kab soppeng sebagai destinasi religi sehingga dalam pembenahan diri memerlukan twrobosan baru.

Kakan Kemenag Afdal., S.Ag, MM berupaya memberikan nuansan baru dengan mengandeng KPK RI yang di kemas dalam bentuk kegiatan Bintek Pencegahan KKN yang tidak tanggung-tanggung menghadirkan ketua Satgas Penuntutan KPK RI Muhammad Asri Irawan SH.MH di Aula Kantor Kemenag soppeng Senin 29 Agustus 2022.

Kakan Kemenag mengungkapkan bahwa perbuatan korupsi di Indonesia itu dikenal sebagai extra Ordinary Crime yang kejahatan yang sangat luar yang da0at merusak sendi-sendi kehidupan.

Lanjut bahwa korupsi sangatlah berbahaya dan dapat melumpuh perekonomian sehingga kita perlu melakukan pencegahannya sedini mungkin karena pada peinsipnya mencegah lebih baik dari pada mengobati.

sementara Asri sapaan akrab Ketua Satgas Penuntutan KPK RI menyampaikan bahwa rasanya Saya yakin dan percaya bahwa kita hadir disini adalah bagian dari rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena kita bisa sama-sama duduk di sini belajar walaupun katanya yang di depan masih muda jadi kita Maafkan memang saya tidak ada maksud untuk mengajari tapi mungkin karena negara mengamanatkan ke saya duduk di KPK mungkin apa yang saya bisa tahu itu yang bisa saya bagi yang mengajari saya juga belum tentu sempurna.

“Seharusnya kita negara kaya. Kaya akan hasil bumi tapi pertanyaannya adalah Apakah negara dengan besar dan kaya itu membuat kita Sejahtera”.

Ternyata tidak karena korupsi tumbuh subur sehingga kesejahteraan tidak dapat kita wujudkan. inilah dampak korupsi kita jadi kenapa kita Bimtek itu biar ada juga pemahaman Pak bahwa itu memang extraordinary crime pengangguran masih jadi masalah.

Sementara Kekuasaan atau Power yang kita miliki yang memberikan ruang untuk melakukan kejahatan atau korupsi sehingga memudahkan untuk melakulan Korupsi, kolosi dan Nepotisme sehingga kita perlu membentengi diri dengan menumbuhkan nilai, pangkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *