Rumahnya Bagus, Aneh Kalau Tidak Punya Jamban

2 Views

Dua Sisi News ( Brebes )

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengaku heran ketika ada rumah bagus-bagus ternyata tidak memiliki jamban keluarga.

Iklan Google

Padahal biaya pembuatan Jamban, hanya sebagian kecil dari piranti rumah tapi sangat vital kegunaannya dan mencerminkan kehidupan kesejahteraan dan ahlak keluarga itu sendiri.

“Jangan sampai rumah yang bagus, ternyata tidak memiliki jamban. Kalau membangun rumah harus diikutkan pembiayaannya dengan membuat jamban,” demikian penyampaian Bupati saat Sosialisasi pemberian bantuan Jamban dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di halaman Kecamatan Losari, Senin (9/3).

Baca Juga : https://duasisinews.com/di-tangan-awi-semua-jenis-rusak-benda-elektronik-dapat-di-perbaiki/

Idza juga bertanya-tanya sekeluarga bisa memiliki Hape Android ternyata juga tidak memiliki jamban. Termasuk kepemilikan kendaraan bermotor dan perabotan rumah tangga yang mahal-mahal tetapi juga tidak memiliki jamban keluarga.

“Sekarang bukan jamannya lagi Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Tahun 2020 sudah kita sepakati bahwa Kabupaten Brebes Open Defecation Free (ODF) atau kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan,” pesan Idza.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Brebes kepada perwakilan penerima bantuan masing-masing rumah tangga senilai Rp 2 juta untuk pembuatan jamban.

Baca Juga : https://duasisinews.com/hadiah-utama-1-mobil-pada-gebyar-hadiah-2020-tabungan-slawi-ayu-bank-tgr/

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes Sutaryono SH MSi menjelaskan, di Kecamatan Losari ada 13 desa yang menerima bantuan Jamban. Meliputi Desa Bojongsari, Jatisawit, Randusari, Pangabean, Rungkang, Dukusalam, Karang Dempel, Karangsambung, Karangjunti, Kecipir, Negla, Prapag Kidul dan Prapag Lor

Jumlah masyarakat yang masih BABS sebanyak 26.642 Kepala Keluarga (KK), sudah ditangani sebanyak 8.330 KK dan masih tersisa 18.312 KK dari 22 Desa se Kecamatan Losari.

Sedangkan untuk Kecamatan Tanjung yang masih BABS 13.269 KK, sudah ditangani sebanyak 4.285 KK dan masih tersisa 8.984 KK.

“Saat ini diserahkan sebanyak 420 KK penerima bantuan jamban di Losari dan hal serupa, diserahkan bantuan Jamban kepada warga Kecamatan Tanjung sebanyak 270 KK,” ungkap Sutaryono. (*)

Please follow and like us:
0
20
fb-share-icon20
Iklan Google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Open chat