Panitia Pilkades Bisa Salah Tafsir

Dua Sisi News ( Slawi )

Penetapan Bakal Calon Kepala Desa menjadi Calon Kepala Desa pada Pemilihan Kepala Desa Serentak gelombang III di Kabupaten Tegal tahun 2019 sesuai jadwalnya akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober,

Penetapan Bakal Calon Kepala Desa menjadi Calon Kepala Desa, menjadi titik penting bagi kinerja panitia, yang karena keputusannya, akan dapat menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

Ditemui duasisinews.com dikediamannya, Suskoco Sachid Pengacara yang tinggal di Randusari Kecamatan Pagerbarang mengatakan “ Panitia Pilkades, bisa saja salah menafsirkan ketentuan dalam Peraturan Bupati Tegal no. 31 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Tegal Npmpr 27 Tahun 2018 tentang Kepala Desa.   

Misalnya, Pasal 35 ayat 2 pada huruf h yang tertulis surat keterangan dari Pengadilan Negeri yang menerangkan tidak pernah melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 ( lima ) tahun atau lebih, kecuali 5 ( lima ) tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan sebagai pelaku kejahatan berulang – ulang,  

“ Orang awam hukum, akan kesulitan menafsirkan ketentuan diatas mas. butuh keberanian tersendiri bagi panitia manakala Pengadilan kemudian mengeluarkan Surat Keterangan pernah melakukan tindak pidana “ Katanya. ( IJK ) 

Please follow and like us:
0
Advertisements

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Adakah yang dapat kami bantu ...???
Powered by
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
YOUTUBE
YOUTUBE
PINTEREST
PINTEREST
LINKEDIN
INSTAGRAM

Enjoy this blog? Please spread the word :)