” Kecelakaan ” Desain Pasar Lebaksiu

Dua Sisi News ( Slawi )

Advertisements

Guna merespon keluhan warga pedagang, hari Sabtu (2/2, Bupati Tegal Umi Azizah melakukan Inspeksi Mendadak ( Sidak ) Pasar Lebaksiu, Kabupaten Tegal yang menelan anggaran Rp. 7,8 M. namun sisi pemanfaatannya kurang memuaskan.

Menurut, Umi terdapat kesenjangan antara alokasi anggaran dengan Detail Engineering Design (DED). “Anggarannya tidak sinkron dengan kebutuhan di DED, dan ini yang seringkali jadi biang penyebabnya”, katanya,

“ Adanya kecelakaan desain seperti penempatan bak sampah yang berdekatan dengan lapak pedagang, pastilah efek baunya tidak akan nyaman, apalagi desain bak sampahnya tidak tepat. Saya pastikan bakal jadi masalah kalau tidak segera dipindah”, ungkapnya.

Temuan lain yang menjadi perhatian Umi adalah sirkulasi air. “Bisa-bisanya dengan atap setinggi ini tidak dilengkapi penutup untuk mencegah tampias air hujan”, ujar Umi. Apalagi, jelas Umi, ketika air masuk ke lantai lapak, jadi menggenang di jalur pejalan kaki. “Tidak ada saluran pematusan di lantai lapak, padahal disini kan los jualan ikan. Tidak ada juga meja keramik lengkap dengan instalasi air bersihnya yg bisa dialirkan untuk membersihkan tempat jualan biar tidak bau dan menciptakan kesan higenis”, kata orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini.

Umi khawatir hal ini berpotensi menimbulkan kekumuhan baru. “Tujuan kita bangun pasar ini kan biar nyaman, pembeli senang karena tempatnya bersih, pedagang pun senang tempat jualannya aman, tidak terganggu hujan”, tukasnya.

Genangan air hujan pada jalur jalan pembeli diakui oleh pedagang menjadi penyebab pembeli enggan bertransaksi ditempatnya.

“ Genangan airnya mengakibatkan pembeli enggan ke lapak saya mas, “ Kata Azizah warga Danawari yang berjualan buah   

Meski begitu, beberapa pedagang pasar yang ditemui duasisinews.com mengaku sudah dipungut retribusi.

“ Sudah dikarcis mas, Rp. 2000 / hari untuk pedagang yang menempati lapak “ Kata Masitoh warga danawari, yang dibenarkan oleh Topik. “ Rencananya bahkan ada retribusi bulanan sebesar Rp. 7.000 / bulan, yang dibayar sekaligus nanti pada akhir tahun “ Tambahnya. ( IJK )

Please follow and like us:
0
Advertisements

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Adakah yang dapat kami bantu ...???
Powered by
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
YOUTUBE
YOUTUBE
PINTEREST
PINTEREST
LINKEDIN
INSTAGRAM

Enjoy this blog? Please spread the word :)