Di Kabupaten Tegal Retribusi Sampah Naik ” Tak Wajar “

Dua Sisi News ( Slawi )

Panitia Khusus (Pansus) VII DPRD Kabupaten Tegal telah melaporkan hasil investigasi  pengelolaan retribusi sampah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal. Hasil laporan Pansus itu, telah disampaikan dalam Paripurna DPRD Kabupaten Tegal pada Rabu (10/7).

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi  “Patut diduga ada kebocoran sekitar Rp 1 miliar,”

Firdaus  menambahkan “ Realisasi retribusi sampah mengalami kenaikan yang tidak wajar. Pada tahun 2016 lalu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) retribusi sampah hanya Rp 250 juta dengan realisasi 100 persen. Kemudian, pada 2017 target retribusi dinaikan menjadi Rp 1 miliar dengan realisasi Rp 750 juta. Ironisnya, pada 2018 target kembali dinaikan menjadi Rp 1,5 miliar dan realisasinya Rp 1,2 miliar.

“Tidak masuk akal, masa hanya setahun retribusi bisa berubah total. Berati ini diduga ada kebocoran,” ujar Pentolan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tegal itu.

Untuk memastikan dugaan itu, lanjut Firdaus, anggota Pansus pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Para anggota juga melakukan investigasi langsung ke sejumlah warga yang kerap menyetorkan retribusi sampah melalui supir armada sampah.

“Ternyata memang beda, antara nominal yang disetorkan ke kas daerah dan yang diterima oleh supir,” bebernya. Firdaus menambahkan, sebenarnya retribusi sampah bisa ditingkatkan kembali menjadi Rp 2,4 miliar. Asumsinya, per desa retribusi sampah sebesar Rp 2 juta. Kemudian dikali 100 TPS per bulan selama 12 bulan. “Itu hitungan kasar. Padahal bisa lebih dari itu,” tandasnya

Menurut M Khuzaeni,  Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, yang merupakan anggota Pansus VII, Retribusi sampah pada tahun 2016 dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Saat itu, system penarikan retribusinya belum tertata dengan baik. Sejak Tahun 2017, persoalan sampah menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup. Meski system retribusinya belum sempurna, tetapi DLH mampu menaikkan PAD untuk kas daerah.

Duasisinews.com belum berhasil melakukan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup yang mengelola retribusi sampah ini ( * )

Please follow and like us:
0
Advertisements

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Adakah yang dapat kami bantu ...???
Powered by
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
YOUTUBE
YOUTUBE
PINTEREST
PINTEREST
LINKEDIN
INSTAGRAM

Enjoy this blog? Please spread the word :)