Bupati Tegal Soroti Kinerja Disdukcapil

Dua Sisi News ( Slawi )

Bupati Tegal Dra Umi Azizah Membuka acara Rapat Koordinasi persiapan evaluasi reformasi birokrasi dan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah ( SAKIP ) didampingi Sekertatis Daerah Dr Widodo Joko Mulyono, selasa (6/8) pagi, bertempat di Ruang rapat gedung Chandra Kirana, yang diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah.

Dalam paparannya, Umi menyoroti beberapa Dinas yang dikomplain / keluhan masyarakat melalui  aplikasi Lapor Bupati. Keluhan  terbanyak dari pelayanan di Disdukcapil, disusul aduan di Dinas Pekerjaan Umum, tentang infrastruktur, Dinas Lingkungan Hidup, mengenai persampahan, Dinas Perizinan, Dinas Pariwisata.

“Itu sudah menjadi konsekwensi saya sebagai seorang Bupati,” tutur Umi.

Bupati menghimbau dan mengajak semua Dinas dan staf seluruh PNS yang bekerja di Kabupaten Tegal agar bisa merespon cepat keluhan dari masyarakat yang mereka sampaikan lewat aplikasi atau yang secara pribadi menhubungi Bupati.

“Saya sudah membuka saluran komunikasi, baik pribadi maupun melalui aplikasi lapor Bupati,” imbuhnya.

Menurutnya, masih banyak komplain dari pemohon ektp atau yang mengeluhkan lamanya pengurusan, ketidakpastian kapan jadinya e-ktp, sulitnya mengakses informasi atau melacak status e-ktp, ketidak nyamanan mengurus SUKET karena harus diperpanjang setiap enam bulan sekali, hingga ada yang beranggapan, proses itu mudah jika melalui calo. Persepsi itu sangat kuat melekat di benak masyarakat.

Maka dari itu, pesannya adalah “sampaikan maklumat dan informasi yang sebenarnya ke publik, tidak hanya sekali, tapi harus berkali – kali lewat berbagai media, termasuk medsos,” tandas Umi.

SAKIP sebagai instrumen untuk mewujudkan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran, sehingga mampu merumuskan tujuan dan sasaran yang jelas serta mampu menghadirkan layanan publik yang berkualitas dan memuaskan dengan ditunjang akuntabilitas kinerja birokrasi.

” manfaatkan momentum evaluasi ini dengan mensikapinya dengan baik dan bijak, jangan hanya sekedar mengejar predikat yang ujung – ujungnya adalah kontes administrasi, kualitas pelayanan publik harus ditingkatkan ” pungkas Umi.(*)

Please follow and like us:
0
Advertisements

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Adakah yang dapat kami bantu ...???
Powered by
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
YOUTUBE
YOUTUBE
PINTEREST
PINTEREST
LINKEDIN
INSTAGRAM

Enjoy this blog? Please spread the word :)