Soppeng–Duasisinews.com. Pelaksanaan Ibadah Haji segera dilaksanakan namun dalam pelaksanaannya sangat menentukan adalah manajemen keorganisasian pengurus jamaah.
Dengan konsep yang matang dan pengelola penuh dengan manajemen dan koordinasi yang baik tentu mekanisme perjalanan Haji Ditanah Air akan sukses. Maka hal ini tentu yang sangat penentu adalah rekrutmen petugas jamaah haji.
Salah satu di antara tahapan penyelenggaraan ibadah haji, adalah rekruitmen dan testing calon petugas haji Indonesia oleh Kementerian Agama RI. Hal tesebut terlaksana pada hari Rabu, 25 Januari 2023, serentak di seluruh Indonesia, baik di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi maupun di Kantor Kemenag Kab/Kota, termasuk di Kantor Kemenag Kabupaten Soppeng.
Testing Calon Petugas Haji di Kantor Kemenag Soppeng diikuti oleh 3 orang ASN yang telah memenuhi syarat, yaitu H. Alimuddin Rasyid, S.Ag., M.H.I, Kepala KUA Kec. Ganra (alumni DDI Mangkoso ), H. Muh. Yunus Syam, S.Ag., M.Pd.I Kepala KUA Kecamatan Marioriawa, (alumni DDI Mangkoso) dan H. Wardi Makki, Lc. MA, Penyuluh Agama Fungsional Kemenag Soppeng, (alumni Pontren DDI Kaballangeng Pinrang).
Menyikapi peserta yang ikut testing Petugas Haji di Kemenag Soppeng tahun 2023 ini, Ketua Ikatan Alumni DDI Mangkoso (IADI ) Kabupaten Soppeng, Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag., M.H.I, mengatakan, bahwa mereka bertiga adalah alumni Pesantren DDI ( Darud Dakwah wal Irsyad ) dan berasal ( lahir ) di Kabupaten Barru. Ketiganya adalah Addaariyyiin ( warga DDI di Kab.Soppeng dan anggota KKDB Soppeng ( Kerukunan Keluarga Daerah Barru ), jelas A. Akmal, yang juga Petugas Pembimbing Ibadah Haji Kloter tahun 2022, ujar Andi Akmal. Kamis (26/1/2023).
Pembukaan testing, dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Soppeng, Afdal Subaik, S.Ag. MM, Kasi PHU, Dr. H. Musriadi Muluki, S.Ag., MH., perwakilan dari bidang PHU Kanwil Kemenag Sul Sel sebagai pengawas ujian dan Panitia Pelaksana.
Dikatakan bahwa tujuan utama rekruitmen ini, adalah untuk memilih petugas haji yang profesional dan amanah. Harus berfungsi untuk melindungi, membina dan melayani jemaah haji, urai Pak Kandep, alumni PP Darud Dakwah wal Irsyad Mangkoso.
Untuk tahun ini, petugas haji atau PPIH Kloter utusan kemenag Soppeng adalah layanan Pembimbing ibadah. Ini sudah ketentuan dari kanwil Kemenag Sul Sel. Syaratnya, harus memiliki sertifikat pembimbing manasik haji dan memiliki pengalaman dalam membimbing ibadah haji dan umrah, tegas, Dr. Musriadi, Kasi Kemenag Soppeng Haji, yang juga alumni Mangkoso.
Testing ini, baru tahap pertama, dengan metode CAT ( Computet Assisted Test ). Soalnya tentang regulasi perhajjian, Taklimatul Hajj, Dasar hukum dan Fikih Manasik Haji. Dua angka tertinggi nilai CAT plus skoring berkas administrasi, akan mewakili Kemenag Soppeng untuk mengikuti testing tahap kedua di tingkat Kanwil Sul Sel, 31 Januari ini, kata Uppy Aliah, SE, salah seorang panitia pelaksana Rekruitmen Petugas Haji, alumni DDI Mangkoso.
Mereka akan menjalani test CAT, Wawancara dan Praktik Manasik Haji. Akhirnya, Satu orang akan terpilih, menjadi Petugas Haji atau PPIH Kloter, yang akan mendampingi dan melayani 250 jemaah haji Kab.Soppeng di Arab Saudi.
Semoga petugas haji yang lulus dan terpilih, dapat menjalankan tugas dengan optimal dan penuh pengabdian, dalam mengayomi warga Bumi Latemmamala di Al Haramain, sehingga mendapatkan haji yang mabrur. (Rizal)








